sebuah cerita(cerpen aku dan sahabat)
Posted by Rendy bemby | Posted on 19.50
pukul 18:30 aku bergegas bersiap siap untuk pargi menjenguk ibu ku
sambil menunggu teman sesekali ku melihat keluar hujan belum juga redah
hmmm.....hujan belum juga berhenti ucap dalam hati ku jadi apa enggak nih..?
mondar mandir menunggu ah baik baring baring aja dulu,mata yang tinggal lima wat
aku tertidur pulas,terkejut saat ku dengar kakak memanggil nama ku,
woii..........mau pergi apa nggak herman datang tu.!dengan wajah yang kusut mata
memerah,sempoyongan berjalan ku basuh muka ku,kita undangan dulunya baru k RS kata temanku,enggak enak klo aku gak pergi kata herman,sesampainya disana ku lihat disekitarku semuanya berpakaiyan rapi mengenakan kemeja,sedangkan aku hanya mengenakan pakayan seperti orang mau pergi ngapel,dengan wajah yang tertunduk malu dan gelisah ku bawa santai aja,gak lama kemudian temannya teman ku datang
duduk di sampingnya berkata dalam hati ku....ini pasti panjang cerita kalau udah dia datang,sambil mengalihkan pembicaraan man yuk dah malam nih.?,ternyata dia gak dengar apa yang ku bilang,aku seperti ngomong sama patung yang gak didengarkan..
hmmm......jd kesal'berapa menit berlalu baru dia ngajak ayuk lh pergi,kataku,td denger gak apa yang ku bilang.?,hehehehehe...sambil dia tertawa sambil tancap gas,
sesampainya di RS cerita temanku belum juga kelar kelar,sahut dalam hati ku lagi.
buseettt,ini cerita apa mau pidato,gak lama telfonku berbunyi dari teman..wei ada apa.?ternyata teman ku anto mau datang,klo gitu kata temanku herman aku pulang dulu'an, oke lh kataku mengantarnya samapai di pintu garbang RS sambil menunggu teman ku yang satu lagi datang ha tu dia datang dengan muka yang ediot dia tertawa tebahak bahak mengajak ku nongkrong di sebuah cafe di depan Rs sambil menunggu minuman yang di pesan hati ini belum juga puas tertawa sambil menghayal,datanglah pengantar minuman tadi sambil ternyum senyum melihat teman ku anto,dan teman ku juga gak mau menyia nyikan kesempatan yang satu ini sambil pasang aksi seribu jurus
yang sedikit lebay terlihat oleh ku,aku tertawa melihat tingka laku teman seperti itu yang gak puas klo gak ngelucu,sambil masah basih omongan yang melantur meminta no hp si cewek itu sambil menunggu no hp yang di pinta teman ku, wanita itu bagaikan mahluk halus yang gak timbul timbul sampai pada akhirnya membuat teman ku putus asa..


Comments (0)
Posting Komentar